Selain Kopi Gayo, Indonesia Juga Punya Kopi Toraja Yang Tidak Kalah Nikmatnya

Indonesia bisa dibilang sebagai negar yang menyimpan banyak kekayaan, mulai dari kekayaan hasil laut maupun daratnya. Dari segi keindahan alam juga Indonesia mampu bersaing dengan negara-negara lain. Apalagi dari segi makanan, misalnya rendang yang sudah di akui oleh dunia sebagaio makanan terlezat didunia dan itu adalah makanan khas Padang, Indonesia.

Selain makanan Indonesia juga punya minuman yang terkenal, misalnya kopi. Kopi-kopi dari Indonesia bahkan sudah terkenal kepenjururu dunia, misalnya kopi Kopi Wamena, Kopi Lanang, Kopi Kintamani, Kopi Gayo, Kopi Java, Kopi Luwak dan yang terakhir adalah kopi Toraja.

Ngebahas masalah kopi, kopi Toraja termasuk kopi yang cukup terkenal, jenis kopi ini juga menjadi kopi yang cukup dikenal di kalangan pecinta kopi. Nama kopi Toraja sendiri melambung lantaran pada tahun 2012 lalu, single origin dari Toraja Sapan pernah mendapat nilai cupping tertinggi pada acara Lelang Kopi Asosiasi Kopi Spesial yang diadakan di Surabaya.

Nah seperti apa kopi Toraja ini dan apasih yang membedakan kopi dengan kopi yang lainya, yuk kita simak:

Asal Usul Kopi Toraja


Toraja adalah sebuah kabupaten yang berada di penggunungan Sulawesi Selatan, Tanah Toraja sendiri berjarak 300 kilometer dari Makassar– ibukota provinsi itu. Sebagian besar kopi Toraja di tanam di perkebunan kecil miliki penduduk di lereng-lereng gunung. Orang Toraja dikenal karena mampu memelihara tradisi yang sudah berumur ratusan tahun. Salah satunya adalah upacara pemakaman Rambu Solo’ yang mengundang wisatawan dalam dan luar negeri. Sama seperti pesta-pesta adat yang ritualnya sudah berlangsung turun-temurun, proses pengolahan kopi juga melalui tradisi yang berumur ratusan tahun.

Perjalanan kopi ini hingga bisa go international juga telah melalui proses panjang. Pada awalnya Pemerintah Kolonial Belanda mengetahui keberadaan “harta karun” ini. Mereka sempat membuka perkebunan kopi seluas 300 hektar dan menamainya Kalosi Celebes Coffee. namun tidak berlanjut. Lalu, dengan masuknya Jepang di Indonesia, biji kopi ini sempat diperkenalkan ke negara itu.

Baru kemudian pada 1973, sebuah perusahaan kopi Jepang — datang ke Indonesia menapaktilasi daerah pedalaman Ballokan, Tana Toraja yang merupakan perkebunan kopi bekas peninggalan Belanda. Mereka meyakini industri kopi Toraja akan bangkit kembali di dunia internasional jika prasarana di daerah itu dibenahi.
Pada 1976, terbentuklah kerjasama Jepang dan Indonesia : Toarco- Toraja Arabica Coffee dan dimulailah persemaian benih untuk rencana penanaman seratus hektar dan dipasarkan di Jepang dan sampai ke berbagai belahan dunia.

Kini, dengan standar yang sebagian besar sudah baku, kita dengan mudah menemukan kopi Toraja berkualitas baik dimana saja. Bahkan, pemerintah daerah kini sedang mengembangkan lahan 1200 hektar untuk pengembangan kopi organic di Kecamatan Sesean dan Rindingallo di Toraja Utara.

Kelebihan dari Kopi Toraja

Kopi Toraja sendiri di kenal memiliki ciri khas aroma bau harum yang sangat khas, selain itu jika dilihat di wilayah Sulawesi yang merupakan tempat geografis yang subur dapat membantu memproduksi beberapa macam jenis hasil sumber daya alam yang cukup dikenal di dunia sebagai penghasil rempah-rempah kelas dunia pada saat itu. Dengan rasa serta bau harum dari kopi telah dapat membuat jenis kopi ini telah dapat menjadi brand tersendiri.

Aroma wangi dari kopi ini langsung dapat tericum saat kita membuka kemasan dari kopi Toraja ini. Yang menarik adalah rasa kopi ini memiliki perbedaan dengan jenis kopi Indonesia lainnya. Jenis kopi ini bahkan juga telah dijual kenegara Jepang dan AS.

Bagi kita sebagai rakyat Indonesia tentu harus berbangga dengan adanya jenis produk kopi Toraja satu ini. Rasa dan juga kualitas dari jenis produk kopi ini adalah merupakan salah satu jenis kopi terbaik. Minuman kopi juga telah dikenal sebagai minuman yang telah dapat dinikmati oleh seluruh kalangan. Kita dapat menjumpai jenis minuman kopi ini dalam bentuk sachet di warung dan juga restaurant yang menyediakan minuman kopi ini.

Selain itu, jenis kopi yang ada di Indonesia juga dikenal memiliki berbagai macam jenis pengolahan jenis kopi yang berbeda-beda. Hal ini juga yang membuat rasa kopi terlihat mempunyai rasa yang unik diantara jenis kopi yang satu dengan kopi yang lainnya. Salah satu contoh adalah jenis kopi Toraja.

Memiliki Dua Jenis

Jenis kopi ini dikenal memiliki dua jenis kopi yang berbeda yaitu jenis kopi Toraja Arabika dan kopi Toraja Robusta. Kualitas dan juga rasa dari kopi Toraja ini sudah tidak diragukan lagi. Selain itu, kita juga mengenal berbagai macam jenis proses pengolahan kopi yang terlihat berbeda antara satu jenis kopi dengan kopi lainnya. Hal ini juga yang membuat rasa kopi terlihat memiliki cita rasa yang enak. Proses penyeduhan kopi di Indonesia juga dikenal memiliki berbagai macam cara penyeduhan.

Dengan makin berkembangnya industri kopi yang ada di Indonesia akan dapat berdampak positif terutama adalah bagi perekonomian Indonesia. Kita dapat melihat bagaimana industri kopi dapat membuka lapangan pekerjaan yang cukup banyak bagi petani kopi di seluruh tanah Air. Selain itu kita juga dapat melihat bahwa industri kopi juga telah banyak membantu Indonesia dapat tampil dengan penuh percaya diri terutama dari sisi produk kopi yang telah mendunia, salah satunya adalah produk kopi Toraja ini.

Sebagai orang Indonesia sudah sepantasnya kita bangga dengan hasil tanaman yang ada di Indonsesia dan salah satunya kopi Toraja.